Semua wanita pasti ingin mendapatkan
kulit yang putih dan cantik namun seringkali kita tidak tahu bahwa
didalam produk kosmetik mengandung bahan berbahaya, seperti:
> Merkuri
Sudah
pasti dilarang, efek terlalu banyak merusak. Pada pemakaian cream
merkuri Tidak timbul jerawat sama sekali, hal ini disebabkan lapisan
kulit epidermis kita telah rusak, kulit sudah tidak mengandung protein
& melanin yang berfungsi untuk melindungi radiasi paparan matahari
juga sudah tidak berfungsi, sehingga jasad renik ataupun kuman tidak
akan menyukai kulit yang telah tercemar merkuri termasuk nyamuk
sekalipun.
Jerawat dalam keadaan normal adalah
berfungsi sebagai indikator tingkat kandungan protein di dalam kulit,
hal ini juga untuk mengontrol perawatan kulit wajah, bila Anda lupa
untuk melakukan kebersihan wajah, umumnya jerawat akan timbul, pada
merkuri hal ini tidak terjadi lagi, karena struktur protein kulitnya
telah berubah & menjadi rusak.
Pori-pori tampak mengecil & halus,
ini sebenarnya disebabkan lapisan kulit terluar wajah kita telah tipis
& tergerus oleh logam merkuri, tampak sepintas terlihat mengecil
& halus. Untuk mengujinya Anda bisa merasakan dengan mencobanya pada
sinar matahari, kulit terasa terbakar, gatal disertai kemerahan, hal
ini dikarenakan kulit wajah sudah tidak mendapat perlindungan dari
melanin yang berfungsi melindungi wajah kita dari radiasi matahari. Pada
produk yang benar, pemakaian siang hari selalu menggunakan pelindung
SPF sehingga pada siang hari Anda tidak akan merasakan rasa iritasi
seperti terakar disertai rasa gatal.
Bila Anda telah tercemar Merkuri dan
pemakaian dihentikan akan timbul jerawat kecil-kecil disertai rasa
gatal. kemudian akan timbul bintik-bintik hitam di bawah kulit sebagian
ataupun merata di wajah. Warna putih pada kulit wajah lama-kelamaan akan
berubah menjadi abu-abu lalu selanjutnya kehitaman
Bahaya penggunaan Krim mengandung Merkuri, yaitu:
- Membuat gangguan kerusakan pada syaraf, kasus seperti Alzheimer & parkinson, dengan ciri sbb: Tremor (gemetar), Insomnia (susah tidur), Gangguan penglihatan, Ataxia (Gerakan tangan tak normal) Gangguan Emosi, Pikun, Depresi, Disorientasi Ruang (Rasa bingung & gelisah di awal pemakaian).
- Dapat memperlambat pertumbuhan janin. Bahkan menyababkan anak mengalami Autisme. Merkuri yg tidak bisa terbuang oleh ginjal, ditumpuk di badan, dan masuk ke janin ketika ibunya hamil. coba Googling tentang hubungan merkuri dan autisme. Dulu disalahkan karena imunisasi mengandung merkuri utk pengawet, padahal yang nyata merkuri ada di krim kosmetik yang dipakai sang ibu.
- Mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan Mandul)
- Flek hitam pada kulit akan memucat (seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat / akan timbul lagi & bertambah parah (melebar).
- Efek REBOUND (efek balik) yaitu memberikan respon berlawanan yakni Kulit akan menjadi gelap/kusam saat pemakaian krim dihentikan.
- Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah (lebar).
- Dapat merusak lapisan kulit bawah. Jadi kl disinari dg lampu diagnostik, kulit yg memakai krim merkuri akan terlihat biru dibawahnya, krn sel kulit tsb mati. Selanjutnya bs mengakibatkan kanker kulit ( basal cell carcinoma, malignant melanoma, malignum melanoma, dsb).
- Kerusakan pada saluran pencernaan.
- Kerusakan pada ginjal yang dapat menyebabkan kematian akibat gagal ginjal. Perhatikan bau air urin anda setelah pemakain krim merkuri, bau urin akan menjadi tajam. Orang yg pakai krim merkuri biasa nya ngerasain sakit pinggang. Bukan krn kelelahan tp krn merkuri adalah logam berat yg menumpuk di ginjal (ginjal letaknya di pinggang). Ginjal itu ibarat nya saringan santan. Merkuri itu ibarat nya batu2 kerikil, kl ginjal disuruh nyaring logam berat seperti merkuri, lama2 ginjal nya jebol (gagal ginjal).
> Hydroquinon
Boleh
digunaakan dengan batas max 2% masih diperbolehkan dijual bebas sebagai
kosmetik (OTC). Diatas itu harus pengawasan dan resep dokter. Jika
dokter mengharuskan cream di taruh di dalam kulkas biasanya cream
tersebut mengandung salah satu bahan yang mudah ter-oksidasi berikut ini
: Hidroquinon atau Hidrokortison(steroid)
Manfaat Hidroquinon diantaranya cepat
menghilangkan bekas jerawat yang merah-merah dan memutihkan kulit lebih
cepat, zat ini jika terakumilasi dapat merusak jaringan penting di kulit
tapi jika masih di ambang batas penggunaannya tidak apa-apa asal tidak
dipakai secara terus-terusan. Umumnya jika penggunaan cream yang
mengandung Hidroquinon ini dihentikan maka wajah akan muncul flek-flek
hitam, jika stop sebelum pemakaian yang lama maka hal tersebut biasanya
tidak akan terjadi.
Steriod sudah menjadi bahan umum untuk
menjadikan wajah kinclong & halus dalam waktu yang relatif singkat,
dan steroid ini sebenarnya tidak akan menjadi berbahaya jika di pakai
dalam batas normal karena Steroid ini biasanya digunakan untuk mengobati
kulit yang menderita peradangan namun cuma dalam jangka waktu tertentu
saja, jika terus menerus menggunakan cream yang mengandung Steroid
biasanya akan mangakibatkan penipisan kulit, pengembangan pembuluh darah
di kulit, mudah memar, sensitif terhadap sinar matahari & hilangnya
pigmentasi kulit sehingga putihnya menjadi putih pucat seperti mayat.
Asam retinoat/Tretinoin
> Asam retinoat/Tretinoin
Asam retinoat adalah bentuk asam dan bentuk aktif dari vitamin A (retinol).
Disebut juga tretinoin. Asam retinoat ini sering dipakai sebagai bentuk
sediaan vitamin A topikal, yang dapat diperoleh secara bebas maupun
dengan resep dokter.
Bahan ini sering dipakai pada preparat
untuk kulit terutama untuk pengobatan jerawat, dan sekarang banyak
dipakai untuk mengatasi kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari
(sundamage) dan untuk pemutih.
Bagaimana Asam retinoat bekerja?
Kulit memiliki reseptor untuk asam
retinoat yang disebut retinoic acid receptor (RAR) yang berlokasi di
dalam sel (intraseluler). Jika asam retinoat mengikat reseptornya, maka
akan mengaktifkan transkripsi gen yang akan menstimulasi replikasi dan
diferensiasi sel, terutama adalah sel-sel keratin (sel sel tanduk)
penyusun kulit paling luar (epidermis). Hal ini akan menyebabkan efek
berkurangnya keriput dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak, misalnya
karena paparan sinar matahari.
Mekanismenya sebagai obat jerawat belum
banyak diketahui sepenuhnya, tetapi Diane Thiboutot dkk dari
Pennsylvania State University College of Medicine, dalam penelitiannya
mengungkapkan bahwa asam retinoat ini meng-up regulasi gen untuk
pembentukan protein NGAL, yang berperan dalam proses kematian
(apoptosis) kelenjar sebasea, yaitu kelenjar penghasil minyak di kulit,
yang umumnya terlibat pada terjadinya jerawat. Dengan kematian sel
kelenjar sebasea ini, maka produksi minyak kulit berkurang dan akan
mengurangi jerawat.
Asam retinoat juga sering dimasukkan
dalam komposisi krim pemutih karena dipercaya memiliki efek pemutih.
Efek asam retinoat ini tidak langsung melalui penghambatan pigmen
melanin seperti beberapa senyawa pemutih lainnya, tetapi menurut
Yoshimura cs, diduga karena terjadinya peningkatan proliferasi sel-sel
keratin dan percepatan turnover epidermis (lapisan kulit paling luar),
sehingga memberikan efek mencerahkan kulit.
Apa efek berbahayanya?
Pada penggunaan topikal, Efek tretinoin
akan membuat kulit mengelupas. Kemudian, kulit akan mengalami peremajaan
dengan tumbuh kulit baru. Jika orang tersebut tahan, kulit akan menjadi
tampak muda dan bersinar. Sebaliknya, kulit yang tidak tahan akan
menjadi rusak. Selain itu, kulit muka menjadi merah seperti kepiting
rebus,ujung-ujungnya kemungkinan muncul lenting-lenting lepuh di kulit
muka seperti terbakar. Hal ini berarti efek tretinoin berbeda-beda pada
setiap orang.
Sedangkan pada penggunaan sistemik
(misalnya peroral) asam retinoat memiliki efek teratogenik, yaitu
menyebabkan abnormalitas perkembangan janin dalam kandungan. Paparan
yang paling kritis adalah selama 3-5 minggu kehamilan, bahkan sebelum
sang ibu ketahuan hamil.
Penggunaan asam retinoat ini dapat
menyebabkan berbagai bentuk malformasi/kecacatan pada janin. Fakta ini
diperoleh beberapa saat setelah Accutane, suatu obat jerawat berbentuk
kapsul berisi isotretinoin (13-cis-retinoic acid), diperkenalkan pada
bulan September tahun 1982. Diperkirakan 160 ribu wanita hamil pada saat
itu menggunakannya. Antara tahun 1982-1987, kurang lebih dijumpai
900-1300 bayi yang lahir cacat, 700-1000 terjadi aborsi spontan, dan
5000-7000 janin digugurkan secara medis karena paparan Accutane.
Anak-anak yang sempat dilahirkan memiliki
gangguan hidrosephalus (pembesaran kepala berisi cairan), kecacatan
telinga, gangguan jantung, dan penurunan intelegensia. Sejak itu
Accutane digolongkan sebagai obat dengan kategori X untuk kehamilan,
yaitu tidak boleh sama sekali dipakai pada wanita hamil atau yang
merencanakan hamil.
Ciri-Ciri Cream Pemutih Wajah Yang Aman
Keinginan untuk mendapatkan kulit yang
putih dalam waktu yang cepat seringkali membuat banyak perempuan tergiur
dengan penawaran berbagai macam cream pemutih wajah yang dijual bebas
di pasaran. Padahal jika tidak berhati-hati, banyak dari produk pemutih
wajah tersebut yang tidak memiliki lisensi dari BPOM dan juga sangat
berbahaya untuk kesehatan. Untuk menghindari kesalahan dalam pemilihan
cream pemutih wajah, berikut kami berikan ciri-ciri cream pemutih wajah
yang aman sekaligus dampak seperti apa saja yang akan anda rasakan jika
anda sampai salah memilih produk cream pemutih wajah.
Ada beberapa ciri yang perlu anda kenali
jika anda ingin membeli cream pemutih wajah yang aman. Ciri yang pertama
adalah memiliki lisensi dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).
Namun tetap berhati-hatilah dan jangan langsung percaya pada produk yang
mencantumkan izin BPOM dalam kemasannya. Anda bisa mengecek lisensi
BPOM yang tercantum dalam kemasan cream di website resmi milik BPOM.
Jika lisensi tersebut benar tercantum di
website, itu artinya produk cream pemutih wajah yang anda beli aman dan
telah lolos uji tes di BPOM. Ciri kedua adalah tidak mengandung
bahan-bahan yang berbahaya seperti merkuri, hidroquinon, dan tretinoin.
Ketiga jenis bahan kimia ini sudah dilarang oleh pemerintah karena
berbahaya bagi kesehatan dan dapat menimbulkan berbagai macam masalah
seperti iritasi, pengelupasan kulit, sensasi terbakar dan masih banyak
yang lainnya.
Ketiga, baunya tidak menyengat dan
warnanya tidak terlalu mencolok. Cream wajah yang berbahaya biasanya
memiliki warna yang mengkilap akibat penggunaan bahan-bahan kimia
tertentu dan memiliki aroma yang tajam karena penggunaan parfum yang
banyak untuk menyamarkan bau logam. Yang terakhir, tidak menimbulkan
sensasi terbakar dan perih saat digunakan. Jika wajah anda langsung
memerah dan anda juga merasakan rasa terbakar serta perih yang luarbiasa
saat menggunakan cream, sebaiknya segera hentikan pemakaiannya karena
bisa jadi cream tersebut tidak cocok untuk kulit anda atau mengandung
zat berbahaya.
MEMBELI CREAM PEMUTIH WAJAH YANG AMAN
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya anda membeli cream pemutih wajah yang aman yang direkomendasikan oleh BPOM.
Anda bisa melihat daftar produsen cream pemutih wajah yang berlisensi
BPOM dari website resmi BPOM agar anda tidak tertipu dengan produk yang
berbahaya.
Salah satu solusi utk anda yg ingin mencerahkan wajah dan kulit secara alami..
konsumsi Glucogen dan Teragen
Mengapa ?
- Glucogen dan Teragen mengandung precursor Glutathione alami, yg mana Glutathione ini diproduksi oleh organ hati kita sendiri
- salah satu manfaat glutathione selain utk meningkatkan imun tubuh adalah membantu menekan produksi melanin coklat dan meningkatkan produksi melanin kuning
- ketika konsumsi rutin. maka kesehatan tubuh anda semakin hari semakin baik, termasuk kesehatan kulit.. dimana ketika sel2 kulit beregenerasi maka kulit menjadi lebih halus dan inilah yg terjadi pada para konsumen kami, kulit menjadi lbh moist
- kulit menjadi lebih cerah merata sampai ke lipatan kulit dalam
- tidak menyebabkan ketergantungan
- menjadi nutrisi sekaligus untuk organ dalam
- aman di konsumsi setiap hari
- mengandung bahan alami, bukan sintesis
Info / Konsul / Join
Febry Widyastuti
Facebook : https://www.facebook.com/febry.widyastuti
SMS : 081233077170 / 082155461361
Pin BB : 3346167a
Whatsapp : 081233077170
